logo
Informasi Seputar Hobi Merpati


Belanja Burung Hampir 1 Miliar

PANGHEGAR PUTRA TEAM MULAI SIAP TERNAK


Kamis, 29 Maret 2018
PANGHEGAR PUTRA TEAM MULAI SIAP TERNAK
sae milan
Panghegar Putra mulai tahun ini bakal serius beternak.

Hobbymerpati.com,- Baru beberapa buangan turun gunung ke trek merpati tinggian, Panghegar Putra Team Bandung milik Irfan PHG sudah mengeluarkan kocek kurang lebih 1 M. Sebuah angka yang cukup fantastis untuk ukuran baru kembali terjun tiga bulan. Kehadiran Panghegar ke trek tinggian PMTI ini memberi angin segar terhadap pemain arus bawah yang memiliki burung berkelas. Bisa jadi hadirnya Panghegar ini mengangkat dunia merpati tinggi makin bergeliat.

“Saya ingin dunia merpati tinggi khususnya PMTI berkembang pesat. Saya berani beli burung mahal mahal karena saya suka,” ujar bos Panghegar beberapa waktu lalu dikandangnya.

Baru tiga bulan melebur, Panghegar sudah mempersiapkan dua kandang. Kandang ternak dan kandang tempur. Saat ini kurang lebih 60 pasang amunisi dengan kualitas joss ada di kandang tempur. Sementara dikandang ternak ada beberapa indukan yang sedang di ambil anakannya.

Dulu, Panghegar tidak terpikir serius untuk ternak. Ia adalah petempur sejati. Nglepek burung-burung berkelas adalah sebuah kebanggannya. Apalagi kalau nglepek yang cc nya los dor ia makin bersemangat. Nah, kedepan, Panghegar mulai serius beternak. Apa panyebabnya?

Masih hangat saat lomba nasional beberapa waktu lalu di Majenang, di perebutan 12 besar kurang lebih lima burung mantannya yang kini berada di Mekar, beberapa diantaranya adalah hasil ternakan PHG  beberapa tahun lalu, hampir lima burung mendominasi perebutan 12 besar. Bimbim, Kuil Cinta, Boma, Granit (Cengek) dan Bensol, adalah burung-burung mantan Panghegar. Dari situ pemilik D Grup Panghegar ini terpikir untuk serius beternak.

“Memang rencana saya akan beternak. Mudah-mudahan bisa mengahasilkan sesuatu. Hampir 60 persen jawara-jawara PMTI saat ini trah-trahnya berasal dari burung-burung  sang saya beli dulu. Termasuk indukan Cubor dan Tomir. Itu ibunya dari darahan PHG,” ujar Irfan.

Bukan tidak mungkin bila realisasi Panghegar untuk ternak terlaksana dan serius, kemungkinan besar PHG  akan menjadi salah satu peternak yang mampu menghasilkan anakan berkulitas. Lihat saja deretan amunisi-amunisi di kandang tempurnya saat ini. Hampir semua playernya memliki talenta joss. Apalagi saat ini PHG juga masih memburu player-player jos lainnya, yang kemungkina besar burung-burung berkelas akan terpusat di Panghegar.

“Urusan ternak memang baru rencana. Untuk saat ini kami focus ke lomba dulu. Mudah-mudahan player di kandang kami memiliki wisit dan hoki yang bagus,” ucapnya. (sae milan)